Obyek Wisata Taman Sari, Bekas Pemandian Putri Raja Yang Masih Mempesona

Yogyakarta, kota yang dikenal sebagai surganya destinasi. Tempat terbaik dengan sejuta keindahannya menjadi pilihan yang tepat untuk dikunjungi bagi para wisatawan lokal maupun mancanegara. Yogyakarta sejak lama menjadi tujuan tempat yang paling diminati bagi wisatawan. Berbagai macam destinasi bisa ditemukan di sini, mulai dari wisata kuliner, wisata alam, wisata budaya, atau bahkan wisata sejarahnya. Kota istimewa yang menyimpan banyak sejarah menjadi menarik untuk digali lebih dalam.

Review Wisata Taman Sari

Tempat wisata ini menawarkan sejarah masa kerajaan silam yang menonjolkan artistik di bagian kolam dan airnya. Jika ingin pergi ke lokasi wisata ini, anda tak perlu khawatir karena lokasi taman sari berada di pusat kota Jogja. Jadi setiap agen paket wisata Jogja yang Anda pakai akan tahu lokasi wisata taman sari. Berikut sedikit ulasan tentang wisata Taman Sari
Salah satu bagian dari obyek wisata taman sari, sumber ig @ro_beed
Salah satu bagian dari obyek wisata taman sari, sumber ig @ro_beed

Sejarah Singkat Taman Sari

Taman Sari terletak di Jl. Komplek taman Sari, Kraton, Patehan Yogyakarta. Dulunya, tempat ini digunakan sebagai tempat rekreasi bagi kelaurga kerajaan. Selain itu, bangunannya juga berguna untuk benteng pertahanan di masa silam. Awal mulanya taman Sari dibangun oleh Sultan Hamengkubuwono 1 pada tahun 1758-1765. Diperkirakan pada awalnya luas lahan sekitar 10 hektar dan di dalamnya mempunyai 57 bangunan. 

Seperti namanya, tempat wisata ini memiliki Istana air yang dulunya berfungsi sebagai tempat pemandian para putri raja dan permaisurinya. Bangunan disekelilingnya nampak indah dengan campuran arsitektur dari berbagai budaya di dunia. Tak heran, jika kini menjadi salah satu tempat wisata sekaligus cagar budaya sejarah yang masih dirawat dan dilestarikan sampai sekarang.
Baca juga: Tips Wisata Memakai Bus Bersama Keluarga
Bangunan-bangunan yang masih ada yaitu, danau buatan, pulau buatan, kolam untuk pemandian, jembatan gantung, taman, kanal air, lorong bawah tanah, dan beberapa bangunan lainnya. Keindahan artistik bangunan bisa diabadikan dengan memotretnya, diperbolehkan juga untuk swafoto, tetapi tetap menjaga pekarangan sekitar karena tempat ini sudah menjadi cagar budaya yang dilindungi. 
Foto kolam pemandian putri raja Taman Sari Jogja, sumber ig @comewetravel
Foto kolam pemandian putri raja Taman Sari Jogja, sumber ig @comewetravel

Bagian-bagian Bangunan Di Taman Sari

Bangunan yang pertama kali bisa didatangi yaitu bagian sebelah barat yang berupa danau buatan. Selanjutnya, di sebelahnya terdapat umbul Binangun, sementara di sebelah selatan Umbul Binangun ada Pasarean Ledok sari dan Kolam Garjitawati. Bagian terakhir, bangunan yang harus didatangi yakni bagian timur yang berupa danau dengan pulau buatan disertai jembatan gantung dan kanal. Bangunan yang memanjang dari Umbul Binangun hingga Pasarean Ledok dan Kolam Garjitawati memancarkan kemegahan dari arsitektur kunonya. Taman Sari menjadi tempat wisata yang kerap menjadi tujuan para wisatawan karena pemandangan yang memesona serta letaknya yang tidak jauh dari keraton.

Istana air Taman Sari ini sudah berdiri sejak 200 tahun lalu, menjadi sebuah lambang kejayaan pada masa kerajaan mataram. Meskipun bangunan ini peninggalan dari kerajaan mataram di Yogyakarta, namun arsitektur dari bangunannya tidak memiliki kemiripan dengan arsitektur jawa maupun Indonesia. Jadi Taman sari ini memili arsitektur ala Portugis.

Demikianlah sedikit penjelasan sejarah dan bagian-bagian bangunan yang ada di Taman Sari. Jika sedang berlibur ke Yogyakarta jangan lewatkan berkunjung ke Istana Air Taman Sari. Terimakasih sudah menyimak hingga akhir, dan jangan lupa share ke yang lain jika berkenan. :)

Komentar