Naskah Khutbah Aksi Bela Islam 212 (Desember 2016) Ini Ditakuti China & Amerika

Naskah Khutbah Jumat - Tak terasa hari ini sudah 1 Desember 2016. Insyaa Allah besok akan diadakan aksi bela Islam ketiga di lapangan Monas Jakarta untuk menuntut hukuman bagi penista Al Quran. Terlihat jelas bahwa rezim penguasa melindungi tersangka pelecehan Al Quran yaitu Gubernur Jakarta Basuki Cahya Purnama Alias Ahok. Agenda yang agung ini rencananya akan diisi dengan istighosah, dzikir dan khutbah jumat. Geliat kaum muslim untuk membela kesucian Quran pun terlihat dimana-mana.

Logo Aksi Bela Islam III - 2 Desember 2016 

Karena ada isu instruksi dari Polri yang melarang perusahaan bus menyewakan busnya untuk peserta aksi bela Islam jilid 3 ini. Kaum muslimin dari Ciamis bahkan rela berjalan kaki dari ciamis ke Jakarta. Umat Islam dipadang bahkan hingga menyewa pesawat. Sungguh luar biasa daya juang umat ini jika sudah bangkit. 


Pada hari Jumat memang terdapat momen ruhiyah akbar umat Islam. Dimana laki-laki muslim diwajibkan untuk ikut sholat Jumat dimasjid. Bisa dibayangkan jika para khatib diseluruh Indonesia menyampaikan materi yang berbobot untuk membela agamanya. Seperti yang kami posting ini, ini adalah naskah khutbah jumat aksi bela Islam jilid III (unofficial) yang isinya sebenarnya bisa menjadi solusi permasalahan yang ada.


Meskipun teks khutbah Jumat aksi 212 ini bukan resmi dari GNPF-MUI. Namun sahabat bisa menjadikan ini sebagai sebuah rujukan untuk ceramah jumat. Dalam materi khutbah tadi disampaikan beberapa point penting diantaranya :
  1. Ghirah semangat umat Islam
  2. Akar masalah pelecehan terhadap Islam
  3. Kewajiban menerapkan isi Al Quran
  4. Kemuliaan bagi masyarakat jika mau menerapkan hukum Quran
Sebagai contoh berikut ini kami kutipkan sebagian isi dari naskah khutbah jumat aksi bela Islam 212 ini: 

------------------------

Terkait ayat di atas, banyak sikap dan perilaku yang oleh para mufasir dikategori hajr al-Qur’ân (mencampakkan al-Quran). Di antaranya, menurut Ibn Katsir dalam kitab Tafsîr al-Qur’ân al-‘Azhîm, Jilid III halaman 335, adalah: menolak untuk mengimani dan membenarkan al-Quran; tidak men-tadaburi dan memahami al-Quran; tidak mengamalkan serta mematuhi perintah dan larangan al-Quran; berpaling dari al-Quran, kemudian berpaling pada selain al-Quran, di antaranya mengambil tharîqah (jalan hidup) dari selain al-Quran.

--------------------------

Karena itu menarik pernyataaan KH Abdullah Gymnastiar bahwa reaksi 
umat Islam dalam “Aksi Bela Islam” bukanlah seutuhnya cerminan bentuk 
kecintaan kepada al-Quran karena hanya lewat lisan. "Memang dengan 
masalah ini kita semua sadar untuk membela al-Quran. Namun, akan jauh lebih 
bermanfaat kalau membela al-Quran itu dengan akhlak al-Quran yang ada 
dalam diri kita," kata Aa Gym. Menurut Aa Gym, untuk memiliki akhlak mulia 
sesuai al-Quran, umat Islam harus mempelajari dan mengamalkan al-Quran 
dalam kehidupan sehari-hari.



Naskah khutbah ini dalam bentuk PDF, bisa di share via WA Grup, Telegram, atau di foto copy untuk diberikan ke imam & khatib jumat diseluruh Indonesia. Semoga dengan kesadaran akan solusi hakiki dari masalah kehidupan ini, membuat Islam bisa kembali berjaya. Dan menurut kami, islam bisa menjadi sebuah institusi yang besar yang akan membuat takut baik China, Eropa maupun Amerika. Semoga pula amal shalih bagi yang telah MENYEBARKAN kebaikan ini mendapatkan ganjaran terbaik dari Allah semata.



Komentar